Profil Guru : Mufid Fadli SE, MSp. Guru Spiritual Energi Biosel. PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 19 January 2010 18:29

Mufid Fadli dilahirkan di Aceh besar sekitar 40 tahun yang lalu. putra keempat dari lima bersaudara pasangan H. Abdullah Yusuf dan Hj. Siti Aminah R ini memang dibesarkan di lingkungan yang senang mengotak-atik ilmu kebatinan dalam arti positif, artinya ilmu hikmah dan metafisika yang cenderung menjurus ke arah pencerahan jiwa dan bukan pada orientasi mistik atau hal-hal yang menjurus ke arah upaya pergeseran aqidah atau syirik.

Setelah menamatkan kuliah di Banda Aceh, Mufid memberanikan diri untuk merantau dan meninggalkan tanah kelahirannya dan hijrah ke kota Yogyakarta . Bakat yang ada dalam dirinya memang sudah cukup tajam, ia seorang yang kritis dan rasa ingin tahunya cukup besar terhadap hal apapun. Itulah yang membawa dirinya menjadi peka dan terlatih untuk bisa menentukan arah hidup dan masa depannya kelak.

Keinginannya untuk terjun kedalam dunia metafisik dan ilmu kebatinan didorong oleh trend masyarakat ketika tahun 1997 sedang terfokus pada dunia alternative dan metafisika, termasuk dunia kebatinan. Untuk itulah Mufid tertarik dan ia menimba ilmu pengetahuan dari banyak orang atau guru untuk memperdalam ilmu pengetahuannya. Singkat cerita semua ilmu telah ia coba, kemudian dikajinya sampai merasa dan menemukan formula yang paling pas untuk ia tanamkan sebagai jati dirinya. Formula ini dinamakan ” Quantum Psikoterapy Illahi training (QPIT) Energi Biosel”, suatu rangkuman dari tiga ilmu kebatinan / alternative utama yang dikenal masyarakat yaitu prana, reiki dan ilmu hikmah. Survey membuktikan bahwa dari 250 juta Indonesia , memang ada komunitas sendiri yang tertarik dan peduli terhadap dunia kebatinan dan dunia alternative, dan dunia inilah yang telah membawa seorang Mufid  untuk terus mengajarkan kepada masyarakat.

Untuk mendapatkan ilmu tersebut pria ganteng yang mempunyai badan atletis ini telah banyak berguru kepada master meditasi dari India . Pria yang biasa dipanggil Guru oleh alumninya ini juga mempunyai komitmen ilmu yang didapat tidak dijadikan sebagai ajang bisnis belaka, karena sesungguhnya ia lebih mengorientasikan kemampuannya ini untuk memberi manfaat kepada orang lain, khususnya tentang kesehatan dan pencerahan jiwa. Terhadap individu yang mengaplikasikan ilmu atau kemampuan mereka semata karena tujuan bisnis belaka, Mufid mengaku prihatin, namun ia sendiri tidak menyalahkan, melainkan menyayangkan saja, karena pada dasarnya sebaik-baiknya manusia adalah jika ia bisa bermanfaat selain untuk dirinya sendiri juga dapat memberi manfaat untuk kehidupan manusia yang lain.

Di dalam komunitas Energi Biosel, Mufid mempunyai misi sosial yang terkandung didalamnya yang cukup kuat. Ia mencontohkan untuk peserta yang mengikuti program master dengan biaya jutaan sekian rupiah, beberapa persen dari jumlah rupiah yang dikeluarkan peserta nantinya dialokasikan untuk anak-anak yatim dan mereka yang tidak mampu. Untuk saat ini tercatat sebuah pondok pesantren di Kediwung imogiri Bantul Yogyakarta secara intensif menerima santunan dari komunitas QPIT Energi Biosel yang dipimpin oleh Mufid.

Pria ini mempunyai obsesi yang mendalam terkait dengan ilmu QPIT yaitu selain daripada manfaat untuk dunia kesehatan dan spiritual, ia ingin metode ini dapat menjadi perhatian atau kepedulian pemerintah untuk menjadikan salah satu komponen penting dalam dunia kesehatan medis dan psikis. Singkat kata ada pengakuan resmi dan legal atas QPIT sebagai salah satu ilmu kesehatan jiwa yang telah teruji dan bermanfaat untuk masyarakat banyak.

Last Updated on Tuesday, 23 February 2010 14:43